Diet Mediterranian 101: Panduan Lengkap

diet mediterranian

Apa itu Diet Mediterranian

Apa itu diet mediterranian dan apa manfaatnya? Dalam artikel kali ini, Anda akan banyak mengetahui mengenai info diet mediterranian atau kerap disebut diet mediterania beserta manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Diet mediterranian ialah salah satu pola diet yang mengadopsi pola makan dan minum masyarakat di negara-negara kawasan Mediteranea. Banyak penelitian telah menyatakan bahwa pola diet ini dapat membawa banyak manfaat untuk kesehatan.

Sekilas Informasi Mengenai Diet Mediterranian

Diet mediterania pada umumnya dijalankan dengan beberapa menu makanan sesuai dengan wilayah negaranya masing-masing. Meski begitu, sebagian besar menu diet mediterania berfokus pada makanan nabati seperti sayur, buah, dan biji-bijian.

Sedangkan untuk produk protein hewani yang biasa digunakan, daging ayam atau ikan tanpa kulit yang rendah akan kandungan lemak. Bahkan, sebagian diet mediterania juga menggunakan daging merah sebagai salah satu menunya.

Manfaat Diet Mediterania

Menerapkan diet mediterania dinilai ampuh membantu Anda terhindar dari beberapa jenis penyakit kronis. Adapun di bawah ini ialah beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh ketika menerapkan pola diet mediterania, yaitu:

  1. Dapat Mengurangi Resiko Serangan Jantung

Menerapkan pola diet mediterania termasuk salah satu cara untuk menjauhkan Anda dari serangan jantung. Beberapa riset telah membuktikan bahwa orang-orang yang rutin menjalankan diet mediterania memiliki resiko rendah terkena serangan jantung.

Hal tersebut dikarenakan menu makanan yang terdapat dalam diet mediterania ialah jenis makanan rendah lemak sehingga dapat menekan laju pertumbuhan kolesterol jahat dalam tubuh (LDL) sekaligus meningkatkan produksi kolesterol baik (HDL).

  1. Mengurangi Resiko Terkena Stroke

Kemampuan diet mediterania dalam menurunkan kadar kolesterol dapat berakibat pada rendahnya resiko seseorang terkena stroke. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa seseorang yang menjalankan diet mediterania ini tidak mudah terkena stroke.

Hal tersebut terjadi tidak lain karena terjaganya kadar kolesterol dalam tubuh serta adanya peningkatan asupan antioksidan berkat menu makanan yang dikonsumsi.

  1. Mencegah Penyakit Diabetes Tipe 2

Beberapa menu makanan diet mediterania menekankan orang yang menjalaninya untuk banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan biji-bijian. Dari beberapa asupan makanan tersebut, banyak terdapat serat, karbohidrat kompleks, serta indeks glikemik yang rendah.

Itu sebabnya, konsumsi makanan tersebut secara rutin dapat menjauhkan Anda dari diabetes tipe 2. Tidak hanya bermanfaat untuk diet, beberapa menu mediterania juga sangat dianjurkan untuk penderita diabetes tipe 2 agar kadar gula dalam tubuhnya tetap stabil.

  1. Mengurangi Peradangan

Salah satu manfaat menjalankan diet mediterania yang banyak diperoleh ialah mengurangi adanya peradangan dalam tubuh.

Adapun beberapa jenis peradangan yang dimaksud ialah gangguan autoimun yang menyerang kekebalan tubuh dan persendian sehingga muncul rasa nyeri ataupun bengkak.

  1. Mencegah Penyakit Alzheimer

Manfaat selanjutnya yang bisa diperoleh ketika menerapkan diet mediterania ialah mampu menjauhkan Anda dari penyakit Alzheimer atau penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan daya ingat dan berpikir seiring berjalannya usia.

Dengan begitu, menerapkan diet mediterania di usia muda akan sangat bermanfaat bagi Anda untuk mencegah munculnya kepikunan dini. Selain itu, menu diet mediterania juga berkhasiat dalam menjaga fungsi dan kesehatan otak.

Diet mediterania merupakan bentuk diet yang mengacu pada kebiasaan makan masyarakat di kawasan Mediterania seperti Italia, Prancis, Maroko, dan beberapa negara lain di sekitarnya. Itu sebabnya, menu diet sehat ini kerap kali agak sulit jika diterapkan di Indonesia.

Dengan begitu, penting untuk mengetahui mengenai prinsip utama yang harus dijalankan dalam diet mediterania sehingga Anda nantinya bisa menyesuaikan dengan menu makanan yang ada di Indonesia. 

Seperti salah satu alternatifnya yakni mengganti satu kali makan dalam sehari dengan biji-bijian. Jangan terlalu terpaku dengan makanan yang sulit didapatkan. Cobalah pelajari lebih lanjut agar bisa mengganti bahan makanan dengan yang mudah diperoleh di Indonesia.

  1. Sarapan Ala Mediterranian

Sarapan merupakan waktu makan yang penting dan banyak memberikan pengaruh terhadap kesehatan tubuh. Sarapan akan memberikan suplai tenaga terhadap aktivitas yang akan dilakukan, itu sebabnya rutin sarapan merupakan kebiasaan yang baik.

Selama menjalani masa diet mediterania, Anda bisa memulainya dengan mengkonsumsi gandum utuh dan tambahan yogurt, potongan buah-buahan, ataupun madu.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan yogurt Yunani yang dianggap memiliki kadar gula yang rendah dan protein lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan yogurt biasa. Agar lebih segar, Anda bisa menambahkan potongan buah-buahan segar dan kacang di atasnya.

  1. Makan Siang Ala Mediterranian

Beberapa jenis makan siang yang dianjurkan selama menjalani diet mediterania ialah salad buah dan kacang-kacangan yang nantinya bisa memberikan energi lebih pada otak. Beberapa menu makanan siang hari ini juga bisa dikonsumsi menjadi menu makan malam.

  1. Makanan Ringan

Mengkonsumsi beberapa makanan ringan juga diperbolehkan selama menjalani diet mediterranian. Hal ini bertujuan untuk menjaga perut Anda agar tetap kenyang sepanjang hari.

Adapun makanan yang dianjurkan ialah jenis kacang-kacangan seperti almond, kenari, ataupun pistachio. Meski demikian, Anda harus tetap memperhatikan jumlah kalori dari makanan yang Anda konsumsi tersebut.

  1. Menu Makan Malam

Berbeda dengan kebanyakan diet pada umumnya, diet mediterranian tidak mengharuskan Anda untuk makan malam. Dalam hal ini, hal yang harus Anda lakukan yakni tetap mengupayakan agar selalu konsisten mengkonsumsi menu nabati rendah lemak.

Sedangkan untuk konsumsi protein hewani bisa lebih diperhatikan lagi, yakni paling banyak 2 kali dalam setiap minggunya. Tidak hanya gandum dan kacang-kacangan, Anda juga harus mengkombinasikan dengan buah agar kebutuhan nutrisi tetap tercukupi.

Dengan begitu, jika pada malam hari Anda masih merasakan kenyang, maka makan malam tidak harus dilakukan.

Hal-Hal yang Harus Dihindari Selama Menjalani Diet Mediterranian

Setelah mengetahui beberapa menu makanan yang dianjurkan dalam menjalani diet mediterania, maka penting juga untuk Anda ketahui mengenai beberapa hal yang harus dihindari. 

Adapun beberapa diantaranya yakni makanan berlemak, makanan dengan kadar gula tinggi, ataupun minuman bersoda.

Selain itu, menghindari konsumsi junk food dan alkohol juga termasuk hal yang harus Anda hindari. Tidak hanya mengurangi, melainkan Anda sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan tersebut selama diet mediterania.

Untuk memulai diet mediterranian pada dasarnya bukanlah suatu hal yang sulit. Tidak hanya pola makan, melainkan kebiasaan buruk seperti merokok dan begadang juga harus Anda hindari selama menjalankan diet mediterania. 

Hal ini bertujuan agar diet yang Anda lakukan berhasil sesuai dengan apa yang diharapkan. Adapun langkah pertama yang bisa lakukan yakni membuat tips daftar makanan diet mediterranian yang sekiranya akan Anda konsumsi. Pastikan juga makanan tersebut dapat Anda peroleh dengan mudah.

Kunci utamanya ialah rutin dan disiplin, jika Anda tidak malas dan disiplin menjalankan diet sesuai ketetapan, maka diet akan berhasil. Jika Anda malas-malasan dan tidak konsisten mematuhi ketentuan, maka besar kemungkinan usaha yang dilakukan akan sia-sia atau diet tidak berhasil.